PERSIAPAN BIBIT PORANG

persiapan bibit porang
persiapan bibit porang

PERSIAPAN BIBIT PORANG SERTA PERLAKUANNYA

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengadaan persiapan bibit porang dan perlakuannya adalah sebagai berikut :

  1. Pengumpulan bibit tanaman porang yang berasal dari umbi supaya dilakukan pada bulan juli sd agustus agar kadar airnya tinggal sedikit sehingga tidak mengalami pembusukan kalau disimpan sedangkan pengumpulan bibit dari bubil katak dapat dilakukan pada bulan mei dan juni
  2. Bibit yang berasal dari umbi dapat disimpan paling lama 2 bulan dan bibit yang berasal dari katak dapat disimpan sampai 4 bulan. dan disimpan pada lantai tanah, tidak ditumpuk dan diberi naungan atau atap, akan lebih baik apabila diberi alas pasir +2cm.
  3. Pengangkutan umbi atau katak supaya mengunakan kotak agar kulitnya tidak rusak.
  4. Apabila kelembaban tanah sudah berkurang, sekitar bulan september sd oktober sebaiknya umbi/katak ditanam dilapangan, dan dijaga dari kebakaran.
  5. Untuk meningkatkan keberhasilan penanaman porang, masing masing area supaya didampingi konsultan petani porang yang sudah pengalaman.
  6. Apabila membeli bibit dari orang lain pastikan sudah di cek diketahui asal muasal bibitnya

Persiapan bibit porang dari umbi dan perlakuannya

1. Syarat umbi

a. jumlah bibit minimal 100 buah/kg

b. Bibit tidak busuk

c. Kulit tidak mengelupas

d. Tidak terserang jamur

2. Cara pengangkutan, bibit dikemas dengan menggunakan kotak terbuka ( tidak boleh dimasukkan dalam karung atau plastik ).

3. Benih hasil seleksidisimpan ditempat yang teduh, kering, Beralaskan tanah yang dilapisi pasir minimal 2 cm tidak boleh diatas lantai keramik/plester.

4. Dalam penyimpanan agar tidak ditumpuk atau dilasah.

5. Masa penyimpanan bibit sebelum ditanam maksimal 2 bulan.

 

Persiapan dan perlakuan bibit dari bubil/katak

  1. Bubil/katak yang akan dijadikan bibit adalah yang dipungut adalah disekitar rumpun yang telah cukup tua(bubil telah lepas dari daun yang telah mengering).
  2. Bubil / katak disortir dan dipilih yang sehat saja.
  3. Cara pengangkutan, bibit dikmas dengan menggunakan kotak(tidak boleh dimasukkan dalam karung/plastik).
  4. Benih hasil seleksi disimpan ditempat yang teduh, kering, beralaskan tanah atau dilapisi pasir setebal 2cm (tidak boleh ditas lantai keramik/plester) serta harus dihindari dari hujan dan sinar matahari.
  5. Dalam penyimpanan agar tidak ditumpuk atau dilasah
  6. Masa penyimpanan bibit maksimal 4 bulan.
  7. Perlakuan bibit dari bubil atau katak : langsung tanam atau disemaikan ( diperlakukan dengn ditanam pada bedengan dengan jarak tanam 30cm)

Persiapan dan perlakuan bibit dari biji

  1. Biji dipilih dari buah yang sudah tua (berwarna orange kemerahan sampai dengan merah kehitaman)
  2. kupas dan pencet buah buah yang sudah tua tersebut, maka akan didapat 1 atau 2 biji yang kecil yang keras berwarna kehitaman yang diselimuti oleh lendir yang tipis tipis
  3. Bersihkan lendir yang menyelimuti dengan air yang menglir sehingga bersih dari zat zat dalam lendir tersebut.
  4. Rendam biji yang sudah bersih tersebut dalm air bersih (air semur0 selama sehari semalam ( 24jam).
  5. Pilih biji yang baik dengan cara memilih biji yang tenggelam dengan merendam dan buang biji yang mengambang dipermukaan.
  6. selanjutnya biji yang baik segera ditiskan da diangin anginkan
  7. Semai benih dari biji dengan media pasuir pada bak perkecambahan yang diletakkan pada tempat yang ternaungi dan dijaga kelembabannya agar tetap tinggi dengan menyiram sehari dua kali (pagi dan sore) dengan jarak tanam 30x30cm dan dipelihara sampai dengan 2 tahun.
  8. daalam satu tonggol buah bisa menghasilkan 200 sd 600 butir (satu butir berisi 2 biji porang) yang dapat digunakan sebagai bibit porang dengan cara disemaikan terbih dahulu dan tahun berikutya bisa dipindah kelapangan.

Penanaman porang

Waktu tanam adalah bulan september sd oktober. Cara menanam sebagai berikut :

1. Bibit dimasukkan kedalam lubang tanam dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Umbi kecil bakal tunas menghadap keatas (umbi).
  • potongan Umbi besar letakkan potongan umbi yang masih ada kulitnya menghadap keatas
  • Katak/bubil letakkan bibit katak/bubil dalam lubang.

2. Tutup bibit tersebut dngan tanah halus atau olahan setebal 5 cm

3. tiap lubang ditanam 1 bibit.

4. Apabila bibit sudah ditanam maka acir dibuat miring.

 

persiapan bibit porang
persiapan bibit porang
persiapan bibit porang
persiapan bibit porang

 

 

7 Comments

  1. Salam Petani Porang !!!!!!!
    saya Putra dari Medan, saya ada tertarik dengan usaha tani porang ini..pertanyaan saya adalah apa bila saya memesan bibit untuk skala 10 Hektar, apakah perusahan bapak yang sedang pimpin saat ini mau membuat perjanjian kontarak dengan harga fluktuatif serta bekerjasama untuk menampung hasil pertanian porang saya? Trima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*